Visi Riau 2020 : "Terwujudnya Provinsi Riau Sebagai Pusat Perekonomian Dan Kebudayaan Melayu Dalam Lingkungan Masyarakat Yang Agamis, Sejahtera, Lahir Dan Bathin Di Asia Tenggara Tahun 2020”�����
Main Menu
Other Menu
Arsip Berita
Kontak
Links
Disclaimer
Bukutamu
Links


















Alamat Kantor
Jl. Jend. Sudirman No.460 - Pekanbaru
KodePos : 28126
Telp
: 0761-45505
Fax
: 0761-45507
email : dkipde@riau.go.id

Search
PULUHAN MASSA BAKAR PHOTO PRESIDEN DAN ADNAN BUYUNG NASUTION Print
Jumat, 20 November 2009 15:57

(Diskominfo-PDE Online) Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Prihatin Hukum (FMPH) membakar photo Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono dan photo Ketua Tim 8, Adnan Buyung Nasution. Selain membakar, mereka juga melempari poto tersebut dengan buah tomat sambil meneriakan yel-yel mereka.

Para pendemo beranggapan, rekomendasi yang dikeluarkan oleh Tim 8 tidak perlu ditaati sekaligus sebagai bentuk pelanggaran hukum. Sebab, yang berhak mengadili dan memeriksa adalah kejaksaan dan kepolisian. "Hasil rekomendasi Tim 8 tidak perlu dipatuhi. Karena itu, para kejaksaan dan kepolisian diharapkan terus menindaklanjuti kasusu Bibit dan Candra," kata salah seorang orator di depan Gedung DPRD Riau, Jumat (20/11).

Selain itu, mereka juga membacakan enam pernyataan sikap dihadapan perwakilan anggota dewan, Wakil Ketua Komisi A DPRD Riau Jabarullah, diantaranya, meminta pengembalian kepercayaan penegakkan hukum pada Polri, Kejaksaan dan pengadilan. Mendesak Polri terus melanjutkan kasus dugaan suap terhadap pimpinan non aktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Chandra dan Bibit Selamat Riyanto.

Selain itu meminta Polri tetap konsisten dalam menjalankan tugas dan tidak terpancing isu papapun. Meminta semua pihak tidak gegabah dalam memberikan komentar dalam menyikapi masalah yang berkembang di tubuh lembaga penegakkan hukum. Meminta Presiden SBY tidak ikut campur tangan dalam masalah hukum. Serta meminta Mahkamah Konstitusi dan Tim 8 tidak melampuai kewenangannya. Serta Mengajak semua lapisan masyarakat kembali pada etika dan budaya timur dalam setiap dialog.

Bukan hanya itu, para pendemo ini pun membakar photo Presiden Susilo Bambang Yudoyono dan Adnan Buyung Nasution dengan disaksikan anggota dewan. Usai puas melampiaskan keinginannya, para mereka membubarkan diri. (much)

 
Top!
Top!